Terkait Kebakaran Di Depo Pertamina Plumpang, PLN Putuskan Aliran Di Sekitar Area

PLN memutus aliran listrik ke warga Tanah Merah Bawa menyusul ledakan dan kebakaran di depo Pertamina plumpang, Jakarta Utara.
Manager UP3 Tanjung Priok Adi Purwono kepada media sekitar pukul 08.48 WIB pada hari Sabtu, “Kami sudah melakukan pengecekan di sini sejak tadi malam untuk melakukan pengamanan. Ternyata di tempat ini ada potensi bahaya. api.” (4/3).

“Sekarang kita lagi coba penormalan, kita terus lokalisir beberapa jaringan kita. Ini kan masih ada yang terdampak, kita upayakan penormalan secepatnya,” sambungnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi PLN, pihaknya mengerahkan lebih dari 100 petugas gabungan tambahan dari berbagai unit untuk memulihkan kelistrikan pascakebakaran di Plumpang.

PLN mengaku banyaknya abu yang menempel pada jaringan listrik PLN, termasuk Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), harus dibersihkan. Adi merinci 4 jalur SUTT yang harus dibersihkan, yakni Plumpang Baru-Pegangsaan 1 dan 2, Plumpang-Pangeran Karang, dan Plumpang-Kelapa Gading.

“Listrik di sekitar lokasi kebakaran masih diamankan dengan lokalisir pemadaman demi keselamatan masyarakat. Hingga pukul 07.45 WIB, sudah 91,3 persen listrik di sekitar lokasi kebakaran berhasil dipulihkan,” jelas Adi dalam keterangan resminya hari ini.

Kebakaran hebat terjadi di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara dan merembet ke wilayah di sekitarnya pada Jumat (3/3) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan data posko Palang Merah Indonesia (PMI), jumlah korban tewas kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara bertambah menjadi 15 orang. Sementara itu, sebanyak 16 orang dilaporkan hilang.

Tim evakuasi terakhir menemukan satu korban tewas di RT 12 RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara pada pagi ini. Jenazah ditemukan di sebuah warung yang hangus terbakar akibat kebakaran.

Trending 🔥 :  wordle new york times app

“Kira-kira umur 45, namanya kurang tahu juga. Ini penjaga warung madura, baru 3 bulan ngejaga. Bukan pemilik, cuma jagain aja,” kata Humas RT 12 Mat Surah di lokasi.

Pertamina minta maaf
PT Pertamina (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa terbakarnya Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.

“Pertamina akan memberikan penanganan yang terbaik bagi masyarakat terdampak,” ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam siaran pers, Jakarta, Sabtu (4/3/2023).

Pertamina mengungkapkan membentuk tim gabungan dengan PT Pertamina Patra Niaga, lembaga terkait dan aparat penegak hukum, untuk menginvestigasi penyebab terjadinya kebakaran di Depo Plumpang.

“Kami akan melakukan evaluasi dan merefleksi menyeluruh di internal demi menghindari kejadian serupa terulang,” ungkap Nicke.

Terkait pasokan bahan bakar minyak, Nicke menjamian pasokan bakal aman. Pertamina akan memanfaatkan pasokan BBM dari sejumlah terminal BBM Pertamina yang ada di Pulau Jawa.

“Pertamina memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap aman dengan back up supply dari terminal terdekat yaitu TBBM Tanjung Gerem, TBBM Cikampek, dan TBBM Ujung Berung,” ujarnya dalam siaran pers.

“Pasokan BBM juga diamankan melalui dukungan dari Kilang Cilacap dan Balongan yang disalurkan lewat laut ke TBBM Tanjung Priuk,” sambung dia.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memerintahan Pertamina untuk mengusut tuntas kebakaran yang merenggut korban jiwa tersebut.

“Saya memerintahkan Pertamina segera mengusut tuntas kasus ini serta fokus dan cepat selamatkan masyarakat,” ujarnya dalam video yang diterima Kompas.com.

Erick juga meminta BUMN minyak dan gas (migas) tersebut melakukan evaluasi operasional agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Saya akan turut mengawal ini (evaluasi operasional),” kata dia.