Teja Paku Alam Kembali Diperpanjang Persib Bandung

Klub Liga Satu Indonesia Persib Bandung memperpanjang kontrak kiper Teja Pak Alam selama empat tahun awal musim ini.

Teja Paku Alam berterima kasih kepada Persive Bandung yang telah memberikan kepercayaan untuk membela Maung Bandung empat tahun ke depan.

Selain itu, Teja juga mengungkapkan dirinya memiliki ambisi untuk menjuarai gelar Liga 1 bersama Persib Bandung setelah di musim lalu mampu duduk di peringkat kedua klasemen akhir.

“Saya berharap bisa lebih baik dan berprestasi lagi. Mudah-mudahan rezekinya bisa merasakan juara bersama Persib,” ujar Teja, dikutip dari situs resmi klub, Minggu.

Pada Liga 1 Indonesia musim ini, pemain berusia 28 tahun tersebut tercatat telah menorehkan tujuh penampilan bersama Persib Bandung dengan total 619 menit bermain serta membukukan dua clean sheet.

Di Liga 1 Indonesia musim 2021/22, Teja Paku Alam tercatat sebagai salah satu pilar penting Persib Bandung dengan mencatatkan 24 penampilan serta mengemas 13 clean sheet dari total 2.160 menit bermain.

Selain itu, ia juga turut membawa Persib Bandung menduduki peringkat kedua klasemen akhir Liga 1 Indonesia 2021/22 dengan torehan 69 poin dari 34 laga, berselisih 6 poin dari Bali United yang keluar sebagai juara.

Meski telah diundur, duel Persib vs Bhayangkara FC akhirnya ditunda. Alasannya Panpel Persib Bandung tidak mendapatkan izin memainkan laga di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Bekasi.

Direktur Persib Teddy Tjahjono menerangkan bahwa penundaan itu erat kaitannya dengan pertandingan Persija Jakarta vs Bali United yang digelar di Stadion Patriot Candra Bhaga, Minggu (15/1/2023).

“Ya kan karena di hari yang sama ada Persija lawan Bali kan, karena lokasi antara Patriot kan di Bekasi dengan Wibawa Mukti di Cikarang.”

Trending 🔥 :  Lucas Enembe Ditangkap, KPK Mulai Ambil Langkah Demi Pengusutan Lebih Lanjut

“Pasti akan ada mobilisasi suporter dari kedua pihak, kan itu di perbatasan, jadi secara keamanan dihindarkan karena takut ada potensi-potensi bentrok yang tidak diinginkan,” ujar Teddy.

Persib harus menjadi musafir pada putaran kedua Kompetisi Liga 1 2022-2023. Pasalnya Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang merupakan markas Persib tak bisa dipakai.

GBLA dipersiapkan untuk menjadi venue alternatif gelaran Piala Dunia U 20 2023 pada Mei mendatang sehingga Persib harus terusir.

Teddy tak mau Persib berkandang di luar Jawa Barat. Ia membidik Stadion Wibawa Mukti dan Stadion Pakansari di Kabupaten Bogor untuk bisa menjadi homebase.

“Antara Wibawa Mukti atau Pakansari, kecenderungannya itu, karena dua duanya kan ada di Jawa Barat,” kata pria berkacamata itu.

Sejumlah pemain juga turut menyesalkan Persib harus pergi dari Bandung untuk menggelar laga kandangnya.

Ini dikhawatirkan akan menjadi kendala besar tim arahan Luis Milla yang tengah dalam tren positif 10 laga tak terkalahkan untuk berdiri di puncak klasemen dan meraih trofi di akhir musim.

“Tentunya ini tidak nyaman bagi saya, semua pemain tidak mengerti kenapa kami harus pindah ke Bekasi,” ujar penyerang Persib, David da Silva.

“Kami punya kandang (di Bandung), menurut saya ini cukup sulit tapi jika memang ini keputusannya, kami tak bisa berbuat apa-apa,” paparnya.

“Kami hanya bisa memikirkan pertandingan, kami harus datang ke tempat yang sementara menjadi kandang kami dan melakukan yang terbaik.”