Rossoneri Gagal Manfaatkan Peluang Di Laga Lecce Vs Milan

Matchday 18 Liga Italia 22/23, Lecce vs Milan Minggu (15/01/23) dini hari WIB berakhir sama kuat 2-2. Hasil tersebut melanjutkan tren Rossoneri yang tak pernah menang dalam tiga laga terakhirnya.

Bermain di stadion Via del Mare, tim tuan rumah Lecce tampil agresif sejak awal bahkan berhasil memberikan gol pembuka bagi juara bertahan AC Milan.

Laga baru berjalan tiga menit, serangan pertama Lecce langsung membuahkan gol yang tercipta melalui bunuh diri Theo Hernandez. Skor 1-0 buat tuan rumah.

Tertinggal lebih dulu, membuat AC Milan meningkatkan intensitas serangan demi mendapat gol penyama kedudukan.

Akan tetapi, usaha menyamakan kedudukan malah berbuah petaka bagi AC Milan, usai Lecce menggandakan keunggulan lewat Federico Baschirotto menit ke-23’. Skor berubah 2-0 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.

Selepas jeda, barulah usaha AC Milan membuahkan hasil setelah aksi individu Rafael Leao pada menit ke-58’ berhasil memperdaya barisan pertahanan Lecce.

Usai gol pembuka tersebut, AC Milan semakin gencar menekan pertahanan Lecce hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat tandukan Davide Calabria menit ke-71’.

Di sisa akhir laga, kedua tim saling gencar lakukan serangan namun tak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang.

Dengan hasil ini, AC Milan pun kembali melanjutkan tren tak pernah menang mereka setelah sebelumnya telan kekalahan dari Torino di Coppa Italia, serta ditahan imbang AS Roma pada pekan 17 Serie A.

Jika melihat laga menghadapi Lecce semalam, setidaknya ada tiga kesalahan yang dibuat AC Milan hingga membuat mereka kembali gagal amankan poin penuh di Liga Italia.

Pertahanan yang Rapuh
Kesalahan pertama adalah, rapuhnya barisan pertahanan AC Milan terutama dari sisi penjaga gawang yang tampaknya belum bisa menggantikan peran Mike Maignan.

Trending 🔥 :  Pelatih Lazio Merendah Usai Tumbangkan AC Milan Dengan 4 Gol

Tercatat sejak kiper utama diambil alih oleh Ciprian Tatarusanu, lini belakang AC Milan sangat kesulitan untuk raih clean sheets.

Imbas dari buruknya penampilan kiper, akhirnya beberapa bek AC Milan pun jadi tampil kurang percaya diri dan terbukti gawang mereka berhasil dijebol Lecce dua kali pada laga semalam.

Lini Tengah Minim Kreatif
Selain lini belakang, sektor gelandang juga wajib dibenahi AC Milan terutama saat mereka harus bermain tanpa kehadiran Sandro Tonali.

Dari pertandingan kontra Lecce semalam, sangat jelas jika AC Milan kesulitan melepas umpan berbahaya serta melakukan fast counter yang biasanya jadi ciri khas mereka.

Kemudian di sisi sayap kanan, AC Milan harus segera mencari winger baru lantaran Alexis Saelmaekers bermain sangat kurang maksimal.

AC Milan mungkin bisa raih kemenangan, andai di sisi kanan ditempati winger selain Saelmaekers. Nama-nama seperti Junior Messias, Yacine Adli atau Brahim Diaz tampaknya lebih cocok dimainkan ketimbang Saelmaekers.

Striker Gagal Manfaatkan Peluang
Kesalahan terakhir hingga membuat AC Milan kembali puasa kemenangan di laga semalam adalah, buruknya tingkat finishing barisan striker Rossoneri.

Olivier Giroud yang dipercaya sebagai ujung tombak AC Milan, kembali melanjutkan puasa golnya setelah dalam lima pertandingan terakhir gagal catatkan nama di papan skor.

Melansir dari laman Whoscored, diketahui bahwa Olivier Giroud berhasil lepaskan tiga tembakan, namun sayangnya tidak satupun dari upaya tersebut yang membuahkan gol.

Meski akhirnya sukses jadi pahlawan lewat torehan satu assists, namun tetap saja AC Milan harusnya bisa menang mudah andai Olivier Giroud bisa memaksimalkan satu peluang yang ia dapat menjadi gol.