PSG Langganan Yang Tertindas Bayern Munchen

Paris Saint-Germain harus mengakui keunggulan Bayern Munich di babak 16 besar Liga Champions 2022/2023. PSG tersingkir gara-gara gol mantan.
PSG kandas di babak 16 besar Liga Champions usai kalah 0-2 di leg kedua yang digelar di Allianz Arena, Kamis (9/3/2023) dini hari WIB. Les Parisiens tersingkir dengan agregat 0-3.

Gol-gol Bayern di leg kedua diciptakan oleh Eric Maxim Choupo-Moting dan Serge Gnabry. Sedangkan pada leg pertama di Paris, Bayern menjebol gawang PSG lewat Kingsley Coman.

Untuk kesekian kalinya PSG dibobol oleh mantan pemainnya sendiri saat menghadapi Bayern. Menurut catatan yang dilansir Opta, lima dari enam gol terakhir Bayern saat melawan PSG di Liga Champions diciptakan oleh eks pemain PSG.

Choupo-Moting mencetak tiga gol di antaranya. Sementara dua gol lainnya dibuat oleh Coman.

Choupo-Moting berseragam PSG pada 2018-2020. Sementara Coman merupakan jebolan akademi PSG dan menembus tim utama pada 2013.

Dengan kekalahan ini, PSG untuk kedua kalinya secara beruntun tersingkir di babak 16 besar Liga Champions. PSG lagi-lagi harus mengubur ambisinya untuk menjuarai kompetisi tertinggi antarklub Eropa ini.

Jamal Musiala melakukan pergerakan di dalam area berbahaya PSG. Ia lalu menendang bola memakai kaki kiri pada menit ke-32.

Namun, upaya Musiala belum membuahkan hasil seusai bola hasil tendangan dia dihalau kiper PSG, Gianluigi Donnarumma.

Beberapa menit kemudian, giliran PSG yang mengantongi peluang emas lewat tendangan Vitinha.

Saat itu, Vitinha mendapatkan kesempatan menendang bola ke gawang Bayern dalam kondisi tanpa kiper seusai Yann Sommer melakukan blunder.

Akan tetapi, Matthijs de Ligt melakukan penyelamatan gemilang. Ia mencegah si kulit bulat hasil tendangan Vitinha menyeberangi garis gawang Bayern.

Trending 🔥 :  Hasil Laga Bayern Munchen Vs PSG 2-0

Dengan demikian, duel yang mempertemukan Bayern vs PSG masih tanpa gol alias imbang 0-0 pada babak pertama.

Berlanjut ke babak kedua, Choupo-Moting berhasil mencetak gol ke gawang PSG via tandukan seusai menerima umpan Jamal Musiala pada menit ke-53.

Namun, wasit Daniele Orsato memutuskan menganulir gol Choupo-Moting setelah ada intervensi Video Asisstant Referee (VAR).

Keputusan itu dibuat karena Orsato menilai bahwa Thomas Mueller telah berada dalam posisi offside.

Bayern akhirnya dapat memecah kebuntuan seusai Choupo-Moting mencetak gol pada menit ke-61.

Semuanya bermula saat Mueller merebut bola dari penguasaan Verratti dan mencapai Leon Goretzka.

Goretzka lalu mengumpan si kulit bulat kepada Choupo-Moting yang berdiri bebas di dalam kotak penalti PSG.

Tanpa berlama-lama, Choupo-Moting memasukkan bola ke gawang PSG untuk mengantar Bayern unggul 1-0.

Paris kemudian berupaya bangkit dengan pelatih Cristophe Galtier melakukan tiga pergantian.

Akan tetapi, mereka tak dapat menjebol gawang tuan rumah. Usaha Paris yang paling mengancam adalah dua tandukan Sergio Ramos dari sepak pojok.

Usaha pertamanya datang pada menit ke-64. Dia memaksa Sommer melakukan penyelamatan bagus.

Sementara itu, tandukan keduanya melebar tipis dari situasi sepak pojok pada menit ke-82.

Dua sundulan Ramos tersebut merupakan usaha terdekat Paris untuk menjebol gawang Bayern.

Tak lama setelahnya, tuan rumah berhasil menambah keunggulan.