Beberapa Fakta Dibalik Insident Di Laga PSIS Vs Madura United

Pertandingan antara PSIS Semarang dan Madura United diwarnai dengan kejadian mengerikan jelang akhir pertandingan. Gelandang tamu Ricky Arianshaa terjatuh setelah mencetak gol kedua Raskar Sape Kelab.

Insiden jatuh Ricky Arianshaa terjadi pada menit ke-90, tepat setelah ia membobol gawang Ray Redondo. Dia dipukul di bagian kaki oleh pemain PSIS Semarang yang mencoba memblok bola.

Beruntung, setelah dilarikan ke rumah sakit, kondisi Ricki Ariansyah berangsurbmembaik. Dia sudah bisa berkomunikasi, meski masih membutuhkan observasi lebih lanjut.

Farrel Arya yang merasa bersalah karena insiden tersebut terjadi akibat berbenturan dengannya, mengunjungi rumah sakit tempat Ricki Ariansyah dirawat. Farrel Arya mengungkapkan permintaan maafnya kepada Ricki Ariansyah di rumah sakit dan menjelaskan bahwa benturan tersebut terjadi tanpa adanya unsur kesengajaan.

“Saya menjenguk Bang Rian (sapaan akrab Ricki) untuk menyampaikan maaf. Dan tadi saya sampaikan tidak ada unsur kesengajaan dalam benturan tersebut,” kata Farrel Arya dikutip dari laman resmi PSIS Semarang, Rabu (8/3/2023).

“Semoga Bang Rian lekas pulih seperti semula,” sambung pemain kelahiran 1 Juli 2002.

Pertandingan tersebut berhasil dimenangkan oleh Madura United dengan skor 2-0. Dua gol tersebut dicetak oleh Alberto Goncalves pada menit ke-13 dan sundulan Ricki Ariansyah pada menit ke-90+2.

Kemenangan ini, memberi Madura United tambahan tiga poin di posisi ke-5 klasemen Liga Indonesia musim 2022-23 dengan 45 poin. Sementara itu, PSIS Semarang masih berada di posisi ke-10 dengan koleksi 35 poin.

Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana insiden kolapsnya Ricki Ariansyah. Berikut sejumlah fakta yang berhasil dirangkum.

Terkena Kaki Farrel Arya
Ricki Ariansyah mengalami kolaps setelah terkena kaki pemain PSIS Semarang saat mencoba menanduk bola. Belakangan diketahui bahwa sosok tersebut adalah Farrel Arya.

Trending 🔥 :  Meski Menang Atas PSM Makassar, Persija Jakarta Tak Lagi Di Puncak Klasemen

Usai pertandingan, Farrel Arya langsung menjenguk Ricki Ariansyah di rumah sakit. Hal itu diketahui berdasarkan postingan di akun Instagram resmi Madura United.

Saat dijenguk Farrel Arya, selang oksigen masih terpasang di hidung Rian. Namun, gelandang asal Medan tersebut dalam kondisi sudah sadar.

Meneruskan Umpan Lulinha
Tandukan yang berakhir kolapsnya Ricki Ariansyah terjadi saat ia mencoba memaksimalkan umpan yang diberikan Lulinha. Dia mendapat peluang tepat di depan mulut gawang PSIS Semarang.

Ricki Ariansyah sebenarnya mampu memanfaatkan umpan tersebut dengan mencetak gol melalui heading. Sayangnya, tandukannya mengenai kaki Farrel Arya yang melakukan tendangan salto.

Ricki langsung terjatuh dan tak sadarkan diri di lapangan. Para pemain yang berada di dekatnya kemudian bergerak cepat untuk memberikan pertolongan pertama.

Turun dari Bangku Cadangan
Insiden yang membuat Ricki Ariansyah kolaps terjadi hanya 8 menit setelah ia berada di lapangan. Ricki turun dari bangku cadangan pada menit 82′.

Ricki Ariansyah menggantikan Alexvan Djin. Di saat yang sama, Madura United juga memasukkan Esteban Vizcarra setelah menarik keluar Zulfiandi.

Dalam insiden tersebut, Esteban Vizcarra termasuk pemain yang pertama kali menyadari Ricki kolaps. Dia langsung memanggil tim medis.

Dilarikan ke Rumah Sakit St. Elisabeth
Ricki Ariansyah dilarikan dan dirawat di Rumah Sakit St. Elisabeth, Kota Semarang. Kebetulan, jaraknya cukup dekat dari Stadion Jatidiri.

Namun, sebelum dibawa menggunakan ambulans, Ricki Ariansyah mendapat pertolongan pertama dari para pemain. Disusul tim medis Madura United dan PSIS yang bergerak cepat.

Ricki Ariansyah juga langsung diobservasi lebih jauh di rumah sakit tersebut. Eks Persita Tangerang itu menjalani CT scan dan rontgen untuk mengetahui lebih jauh kondisinya.